Headlines News :
Home » , » Satu orang dari pelaku pernah dilapor ke Polsek Rumbai

Satu orang dari pelaku pernah dilapor ke Polsek Rumbai

Written By Harian Berantas on Wednesday, June 17, 2015 | 2:19:00 AM

Pelaku Pengeroyokan Temazaro, Sebagian Warga Dari KM 18 Muara Fajar


Rumbai,(Harianberantas.co.id) ------ Nasib malang menimpa Temazaro, warga Km 22 Kelurahan Muara Fajar Kecamatan Rumbai Pekanbaru. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh batu bata di Km 22 Muara Fajar ini dikeroyok oleh pasangan suami isteri yang salah satunya rombongan warga Km 18 Kelurahan Muara Fajar, Ama Devi Cs. Akibatnya, Temazaro mengalami luka cukup serius dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Jl. Kartini No. 14 Pekanbaru.
   
Tampak kondisi tubuh Temazaro, korban pengeroyokan

Peristiwa ini berawal saat Temazaro pada Selasa (09/06) sore, pulang dari tempat ia bekerja, seorang rekannya Ina Riani yang pernah dilaporkan ke Polsek Rumbai pada tanggal 29 April 2015 karena Ina Riani ini diduga telah melakukan pencurian dan pengrusakan, menanyakan dodos yang sebelumnya pernah dipinjam pakai oleh rekan kerjanya korban (Temazaro), Ama Josef.

Namun Temazaro yang menjawab tidak mengetahui dimana dodos tersebut, tiba-tiba Ina Riani yang berdiri di depan rumahnya memukul Temazaro dengan kayu. Kemudian, Ama Riani bersama Ama Devi dan rombongan lainnya yang diundang Ina Riani dan Ama Riani dari Km 18 Muara Fajar Kecamatan Rumbai, membuntuti Temazaro (korban) hingga terjatuh.Temazaro mengaku, dari pelaku sebagian dari rombongan warga Km 18 Muara Fajar yang dipimpin Ama Devi. sementara pelaku lainnya, merupakan anak dari Ama Riani dan Ina Riani.

Melihat korbanya terjatuh, Ama Riani, Ama Devi dan rekan mereka dengan beringas memukul Temazaro dengan kayu dan lemparan bekas batu bata pecah serta menginjak-injak tubuh Temazaro yang sudah terkapar.Dengan pandangan samar kata Temazaro, salah satu dari anak Ama Riani (pengeroyok) tersebut bernama Suka, membawa parang dan memukul kaki Temazaro dengan kayu sambil berkata, "Kami bunuh kau. Paman saya (Ama Devi) punya teman Polisi di Polsek Rumbai”.

Beruntung rekan Temazaro bernama Ama Josef, menarik Temazaro dan  membawanya ke dalam rumah. Namun, Ama Devi dan Ama Riani dan rekan mereka tetap mengejar Temazaro hingga ke dalam rumah.

Karena Temazaro tidak sadarkan diri dan dengan kondisi wajah serta tubuh babak belur, Temazaro langsung dibawa ke Mapolresta Pekanbaru yang selanjutnya di rujuk ke RS Bhayangkara Polda Riau, Jl. Kartini No. 14 Pekanbaru. Di RS Bhayangkara Polda Riau, Selasa (09/06) malam, kondisi korban beranjak membaik, kendati dibagian wajah dan tubuhnya masih diperban.

Orang tua korban, Ama Wao mengatakan, tidak terima atas pengeroyokan yang dilakukan Ama Riani, Ina Riani, Ama Devi cs kepada Temazaro. Ia meminta persoalan ini diproses secara hukum yang berlaku. "Kami tidak terima atas peristiwa yang menimpa Temazaro. Kalaupun Ama Devi warga Km 18 Muara Fajar itu ada niat ingin menarik saudarinya Ina Riani cs sebagai karyawannya di batu bata yang ia sewa di Km 18, mestinya bukan cara sepertinya mau menghilangkan nyawa seseorang yang senasib hidup dengan mereka sebagai buruh batu bata" kata Ama Wao dengan sedih.
Menyikapi peristiwa ini, tokoh masyarakat Nias Riau di Pekanbaru, Faigizaro Zega kepada Wartawan mengatakan, "Atas peristiwa ini, pelaku dapat dijerat dengan pasal 170 KUHPidana. Apalagi informasi dari pengakuan salah satu dari pelaku yang merasa kebal hukum karena diduga dibekingi oknum Polri yang dekat dengan mereka" katanya.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Drs Aries Syarif Hidayat MM melalui Kasat Reskrim Kompol Harry Wiyawan Harun SIK MIK kepada Wartawan berjanji akan segera memproses laporan peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Km 22 Muara Fajar Rumbai Pekanbaru tersebut. “Laporan korban pengeroyokan ini segera kami proses. Mengenai laporan kejadian yang disampaikan ke Polsek Muara Fajar pada tanggal 29 April 2015, nanti saya tanya dengan Kapolsek sudah sejauhmana perkembangan perkara itu. Percayalah, laporan ini tetap kita proses secara hukum tanpa pilih kasih, tegas Kompol Harry Wiyawan Harun SIK MIK. ***Beat***

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas