Headlines News :

    Ineu Purwadewi: Idealnya Jawa Barat Miliki 42 Kabupaten/Kota.

    Bandung, Harian Berantas - Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari, mengatakan idealnya Jawa Barat memiliki 42 kabupaten dan kota supaya pembangunan dan pelayanan publik lebih terjangkau masyarakat.
    Menurutnya, DPRD Jabar pun selalu mendorong upaya pemekaran daerah tingkat dua tersebut di Jawa Barat.
    Ineu menyebut sudah ada tiga daerah otonomi baru atau calon daerah otonom baru ( DOB ) yang diusulkan masyarakat setelah pengesahan pemekaran Kabupaten Pangandaran dari Kabupaten Ciamis.
    Tiga calon DOB tersebut adalah Kabupaten Garut Selatan, Bogor Barat, dan Sukabumi Utara.
    "Karena ada moratorium dari pemerintah pusat, belum lanjut proses di pusatnya. Di tingkat pemerintah provinsi, sudah selesai yang tiga calon DOB ini," kata Ineu Purwadewi Sundari di Bandung, Selasa (20/8/2019).
    Banyak aspirasi masyarakat, katanya, yang menginginkan memekarkan wilayahnya supaya bisa lebih maju dan layanan publik lebih terjangkau. Hanya saja, syarat pemekaran wilayah ini tidaklah mudah.
    "Tidak mudah memang karena ada persyaratan sebelumnya. Ada juga kabupaten yang masuk di kami, di pemerintah, tapi persyaratan belum memenuhi, kembali lagi ke daerah. Memang itu memerlukan waktu yang panjang," katanya.
    Ineu menilai tidak hanya di Jabar, di beberapa daerah lain di Indonesia pun terjadi desakan pencabutan moratorium pembentukan DOB tersebut.
    "Walau morarorium, minimal DOB yang sudah by process yang kemarin kena moratorium itu ada bahasan lanjutan di pusat. Itu pun seperti di Pangandaran memerlukan tiga tahun untuk memastikan DOB baru itu," katanya.
    Selain tiga calon DOB yang sudah dibahas di tingkat pusat, katanya, belum ada lagi usulan calon DOB baru, terakhir calon DOB Tasikmalaya Selatan. Itupun, katanya, berkasnya kembali dikembalikan karena masih kurang persyaratan kajian.
    "Kami kan diskusi dengan Bappeda waktu periode yang lalu memang antara 40-42 idealnya, tapi kan kita juga sekarang baru 27, dan yang ada di pusat itu 3, yang saya sebutkan dalam rapat paripurna," katanya.
    Pemekaran DOB, katanya, perlu disertai proses. Jangan sampai pemerintah pusat dan provinsi saja yang menindaklanjuti di daerah. Perlu ada pemikiran bersama terkait persyaratannya, misalkan mengenai kemampuan pendapatan daerahnya dan rencana matang setelah pembentukkan DOB. katanya.(rp)***

    Polres Musi Rawas Musnahkan Barang Bukti Narkotika

    HARIANBERANTAS, MUSIRAWAS - Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Musi Rawas Musnahkan Barang Bukti (BB) Narkotika Shabu dan Ganja Pemusnahan ini dilakukan Mapolres Musi rawas, Selasa (20/08/2019).

    Acara Pemusnahan Barang Bukti Narkotika tersebut dihadiri oleh, Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro, Dandim 0406 MLM Letkol Inf M. A'an Setiawan, Kepala BNN Musi Rawas Hendra Amoer, Ketua DPRD Musi Rawas Utara Efriansyah, Asisten I Setda Musi Rawas H Heriyanto, Asisten II setda Musi Rawas Utara H Suharto Patih, serta pejabat lainnya.

    Dalam sambutannya, Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro mengungkapkan "Bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas polisi, BNN atau Pemkab saja tetapi dibutuhkan dukungan semua pihak termasuk dukungan dari rekan-rekan media, narkotika merupakan perusak moral bangsa yang paling utama, ini adalah penghancur anak bangsa patut kita syukuri dengan adanya pengungkapan ini," ungkapnya.

    Suhendro juga berterima kasih kepada TNI, BNN, Pemkab Musi Rawas dan Musi Rawas Utara yang sama-sama komitmen dalam memberantas narkotika.

    Asisten setda I Musi Rawas Heriyanto menyatakan Pemkab Musi Rawas mendukung upaya Polres Musi Rawas memberantas narkotika. "Narkotika adalah musuh bangsa, semoga dengan pemusnahan ini bisa menyelamatkan generasi muda dan bangsa dari narkotika," jelasnya.

    Acara dilanjutkan dengan pemusnahan Barang Bukti narkotika jenis shabu seberat 597,39 gram dengan cara diblender.
    Setelah memusnahkan barang bukti narkotika berupa shabu tersebut dilanjutkan lagi dengan pemusnahan barang bukti narkotika berupa 630 batang Ganja dengan cara dibakar.

    Dalam acara pemusnahan tersebut dihadirkan pula 3(tiga) orang tersangka yang terkait dalam perkara tindak pidana narkotika.(Herdiansyah)

    DPRD Jabar Siap Kawal Pembangunan Creative Center Tasikmalaya

    Bandung, Harian Berantas  - Anggota DPRD Jabar terpilih asal daerah pemilihan (dapil) Jabar XV yang meliputi Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, setelah dilantik sebagai anggota DPRD Jabar periode 2019-2024, 2 September 2019 mendatang, dirinya siap tancap gas mengawal pembangunan pusat kreativitas tersebut hingga terealisasi.
    "Pembangunan gedung Creative Center Tasikmalaya akan saya kawal dan minta Gubernur untuk realisasinya," kata Viman di Bandung, Minggu (18/8/2019).
    Menurutnya, kehadiran gedung Creative Center Tasikmalaya sangat penting untuk mewadahi kreativitas anak-anak muda Tasikmalaya dan memberikan dampak positif terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Tasikmalaya.
    "Bagaimanapun, gedung kreatif di Tasikmalaya akan memberi dampak terhadap masyarakat, apalagi anak muda," katanya.
    Selain itu, Viman yang juga wajah baru di DPRD Jabar periode 2019-2024 ini menaruh harapan besar terhadap Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum untuk melakukan percepatan pembangunan di Tasikmalaya.
    "Apalagi, kan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum berasal dari Tasikmalaya dan mantan Bupati Tasikmalaya," tuturnya.
    Diketahui, sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta doa pada masyarakat agar proses pembangunan Creative Center Tasikmalaya lancar.
    Emil panggilan Ridwan Kamil membagikan kabar tersebut via akun Instagram pribadinya @ridwankamil.engenai kemampuan pendapatan daerahnya dan rencana matang setelah pembentukkan DOB.(rp)***

    Bupati Siak Menerima Rektor Institut Ekonomi Di Kediaman Abdi Peraja

    HARIANBERANTAS, SIAK - Bupati Siak Alfedri  menerima Rektor Institut Ekonomi dan Bisnis Islam Tazkia di kediaman Abdi Peraja beberapa waktu lalu mengatakan, target anak anak Siak kedepan usai mengenyam pendidikan di Tazkia bisa menjadi Ahli ekonomi Syariah, ahli akuntan Syariah serta memiliki hafal al Qur’an.


    "Tren saat ini sudah berubah, di mana setiap lembaga keuangan di dunia, berlomba lomba  merubah sistem dari konvensional beralih ke syariah, seperti saat ini bank Riaukepri sedang menuju sistem perbankan syariah,"kata Alfedri.

    Lanjutnya, Ekonomi Islam mempunyai tujuan untuk memberikan keselarasan bagi kehidupan di dunia. Nilai Islam bukan semata-semata hanya untuk kehidupan muslim saja, tetapi seluruh mahluk hidup di muka bumi. 

    Esensi proses Ekonomi Syariah adalah pemenuhan kebutuhan manusia yang berlandaskan nilai-nilai Islam guna mencapai pada tujuan agama (falah). 

    "Karna itu, Saya mengharapkan di Kabupaten Siak setiap lembaga yang mengelola simpan pinjam, seperti Badan Usaha Kampung (Bumkam), koperasi, BUMD sudah mulai memikirkan pengelolaannya,menjadi Syariah,"tutupnya.

    Masih kata Alfedri, Rencananya 100 orang yang dikirim, namun baru 70 orang yang terrealisasi. Diharapkan sisanya tetap di lakukan penjaringan oleh Disdik Siak. Di harapkan melalui program percontohan ini, dapat diduplikasi oleh pihak Provinsi. 

    Wakil Rektor III Bidang Humas dan Kemahasiswaan Alumni, begitu banyaknya potensi-potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Siak ini, yang harus dikelola oleh pemerintah daerah, dan putra-putra daerahnya. Jangan sampai orang-orang dari luar datang dan mendapatkan kesempatan yang luar biasa di kabupaten Siak ini, kemudian berinvestasi dan tidak memberdayakan masyarakat tempatan.

    “Potensi ekonomi di daerah ini cukup besar, kami sangat mengapresiasi keseriusan pemkab Siak memilih kami sebagai patner, dalam hal pengembangan SDM ekonomi syariah” kata Miftahus Surur, Wakil Rektor III Bidang Humas dan Kemahasiswaan Alumni di kediaman Bupati Siak.

    Harapannya lanjut dia, dengan beasiswa ini dapat melahirkan para pakar, praktisi ekonomi dan bisnis syariah, sehingga dapat berkontribusi bagi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, maupun di Provinsi Riau dan khususnya di kabupaten Siak.

    “Sistem kuliah di tempat kami ini, secara klasikal sama dengan kuliah ditempat lain. Hanya saja kami lebih menekankan bagaimana mengembangkan dan membangun karakter SDM tersebut” jelasnya.

    Bisa dibilang semi pondok pesantrenlah, sebut dia. Pihaknya juga memiliki program regular bagi anak-anak Indonesia yang ingin kuliah di Tazkia dan mereka berkewajiban hafal qur’an minimal 2 Juz. Sementara dari Riau dan Siak, Gubernur dan Bupati nya menginginkan anak-anaknya bisa hafal 30 juz.

    Rektor Institut Ekonomi dan Bisnis Islam Tazkia Murniati Mukhlisin menyebutkan, indonesia dari Malaysia, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah juga turut tertinggal dari negara semacam Thailand dan Australia. Padahal, jumlah penduduk muslim di sana sangat kecil bila dibandingkan dengan Indonesia.

    "Saya merasa prihatin dengan perkembangan ekonomi dan keuangan halal di Indonesia karena tertinggal jauh dari begitu majunya perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di negara-negara lain," tutur Murniati Mukhlisin. 

    Seharusnya, kata dia, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia bisa lebih baik dari negara-negara itu.

    Maka dari kami datang dari Tazkia untuk membantu mengembangkan ekonomi daerah ini, yang potensinya luar biasa. Ini menjadi bahan bagi putra-putri daerah untuk mengembangkan potensi tersebut lebih lanjut. Caranya adalah memberikan pendidikan yang pas.

    Bagaimana supaya ekonomi tersebut menjadi ekonomi yang keberpihakan, satu-satunya jalan dengan cara ekonomi syariah. Menjadikan sang pemilik sebuah usaha yang hanya berpikir keuntungan semata atau sistem kapitalis. 

    Pemkab Siak terus mengevaluasi program Beasiswa kerjasama dengan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) TAZKIA Bogor. Kerjasama di maksud dalam rangka Menciptakan Sumberdaya Manusia SDM putra putri Siak di Bidang Ekonomi Syariah.

    Tampak hadir, Pj Sekda, Asisten I, Kepala Bappeda, Ketua Baznas, Pihak PT BSP, PT Persi, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.(red)

    Peringati HUT RI Ke 74 tahun 2019, RW 06 Langgini Gelar Upacara

    HARIANBERANTAS, KAMPAR - Pelaksanaan HUT RI sudah menjadi kewajiban buat seluruh masyarakat Indonesia mulai dari Istana Negara, tingkat Provinsi, Tingkat Kabupaten maupun tingkat kecamatan, pemandangan berbeda terlihat pada Pelaksanaan peringatan HUT RI tingkat Kelurahan yakni kelurahan langgiini dengan masyarakat RW 06 Kecamatan Bangkinang kota. Bak pelaksanaan apel di istana, warga dan Masyarakat sangat antusias mengikuti upacara penaikan Bendera oleh pasukan Paskibraka dari SMP N I Bangkinang kota tersebut yang dilaksanakan di Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang kota.

    Terlibat sebagai Pembina upacara Ketua  yang H Yurmailis Saruji yang juga ketua RW 06 Langgiini yang juga ketua LPTQ Kabupaten Kampar.

    Ini atas kerja sama SMPN 1 Bangkinang Kota dengan masyarakat RW 06 Wiratama Kelurahan Langgini Bangkinang Kota melaksanakan Upacar Penaikan Bendera Merah Putih Dalam Rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 74 bertempat di Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang Kota" Kata Yurmailis Saruji usai Upacara pada hari Sabtu, 17/08.

    Upacara berlangsung sangat sukses dan lancar  serta khidmat dan bertintak sebagai Pembina upacara diberikan sebuah penghormatan untuk menyerahkan Bendera Merah Putih kepada pembawa baki tim pengibar Bendera.

    Hadir pada kesempatan tersebut  Keluarga Besar SMPN 1 Bangkinang Kota, Lurah Langgini, Anggota Koramil, Babinsa Langgini, Ketua RW dan Ketua-Ketua RT di Lingkungan RW 06, Tokoh masyarakat dan Warga serta orang tua Wali Murid SMPN 1 Bangkinang Kota" Kata Yurmailis lagi.

    Pelaksanaan Upacara ini sudah memasuki tahun ke 2  dan tahun ini tim pengibar bendera memakai formasi lengkap, yaitu kelompok 17 dan kelompok 8 serta kelompok 45" Tambah Yurmailis Saruji.

    Sukses ini terjadi berkat latihan dan persiapan sungguh-sungguh dan penuh disiplin, dan pelatih pun menunjukkan kesungguhan yang serius, apalagi juga ikut andil yaitu anak kami Aditya komandan paskibraka di istana tahun 2018 yang lalu dihadapan presiden RI, yang juga alumni SMPN 1 Bangkinang Kota" Katanya Bangga.

    "Ini perlu kita lanjutkan tahun yang akan datang Insya Allah, bagaimana pihak sekolah menjalin hubungan sosial dengan masyarakat sekitar. Ungkap Ketua LPTQ Kab. Kampar ini di temui seusai upacara" Tutup Yurmailis lagi. (Diskom)

    Kepala Desa Sukamana Menjadi Inspektur Upacara HUT RI ke - 74

    HARIANBERANTAS, MUSIRAWAS  - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang ke 74 tidak ketinggalan desa Sukamana Kecamatan STL ULU Terawas Kabupaten Musi Rawas mengadakan upacara bendera, semua itu untuk mengisi hari yang penuh sejarah sesuai dengan Undang Undang Dasar Tahun 1945 kemerdekaan mengenang Jasa Pahlawan yang telah mendahului kita.

    Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri warga masyarakat serta murid SD 1, SMP Sukamana Kecamatan STL ULU Terawas Kabupaten Musi Rawas dan berbaur menjadi satu untuk mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih.

    Turut hadir Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perangkat Desa, BPD, LPM, Kadus, serta dewan Guru. Upacara pengibaran bendera merah putih ini dilaksanakan dengan penuh khidmat dan sebagai Inspektur upacara dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sukamana, Roma Irama.

    Acara dimulai Sabtu (17/08/2019) pukul 08.00 WIB dilapangan sepak bola SMP Negeri Sukamana.

    Diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh paskibra, dilanjut dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh inspektur upacara dan dilanjutkan  dengan pembacaan naskah teks Pancasila, naskah pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan diiringi bunyi sirine sebagai tanda mengenang detik-detik Proklamasi.

    Upacara dilanjutkan dengan amanat Inspektur upacara dan diakhiri dengan pembacaan doa, maka seluruh rangkaian acara resmi Upacara Bendera HUT ke 74 Kemerdekaan RI didesa Sukamana selesai.

    Kepala Desa Sukamana, Roma Irama. Menyatakan bahwa peringatan HUT RI ke-74 ini memiliki arti penting bagi bangsa Indonesia, dan sebagai rasa cinta terhadap NKRI masyarakat desa Sukamana memperingatinya sebagai wujud mendoakan jasa pahlawan yang yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

    "Saya sangat mengapresiasi semangat masyarakat Desa Sukamana ini, karena sudah melakukan hal yang positif dengan melakukan upacara ini. Mari kita sama-sama menghargai dan mendoakan pengorbanan para pejuang kita. Ini adalah upacara perdana saya didesa Sukamana karna sebelumnya saya upacara dikecamatan, maka dari itu untuk kedepannya setiap upacara kemerdekaan HUT RI akan selalu di adakan didesa Sukamana," ungapnya.(Hendriansyah)

    Momentum Kemerdekaan DPRD Ajak Seluruh Pihak Bersatu.

    Bandung , Harian Berantas  - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat gelar Rapat Paripurna dengan agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Peringatan HUT ke-74 Tahun 2019, bertampat di Ruang Paripurna DPRD Jabar, Jumat (16/8/2019).
    Pada momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 Tahun Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengajak, kepada seluruh lapisan masyarakat untuk merajut kembali persatuan.
    “Pasca Pileg dan Pilpres tentunya ini adalah momentum untuk mempersatukan kembali, memperkokoh kebersamaan yang harus dibangun. Ini menjadi modal untuk Indonesia maju” ucap Ineu kepada wartawan .
    “Saya berharap setelah ini mari kita bersama-sama berpikir bagaimana masyarakat ini semakin sejahtera, dan Saya rasa ini tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua bagian masyarakat. Harus ada sinergi antara pemerintah daerah, lembaga vertikal , dan seluruh pihak yang mampu menjadikan masyarakat Jawa Barat lebih sejahtera” ujarnya menambahkan.
    Lebih lanjut Ineu mendorong, kepada para generasi milenial untuk turut berkontribusi  dalam memajukan bangsa. Menurutnya sudah saatnya para generasi penerus ini ikut andil dalam pembangunan.”Inilah saatnya seluruh generasi ikut membangun, generasi milineal tentunya harus ikut berperan apalagi di era digitalisasi ini harus melakukan inovasi dan kreatifitas” katanya.
    Ineu menjelaskan, ketika perkembangan teknologi dimanfaatkan dengan baik, dan didukung oleh para generasi muda dapat berperan di dalamnya serta seluruh elemen masyarakat bergerak sehingga kamajuan bangsa ini akan segera terwujud. “Mari kita lakukan hal-hal yang positif, untuk kemajuan bangsa ini” pungkasnya.(rp)***

    Ketua DPRD Jabar Berharap Anggota Baru Dapat Segera Beradaptasi.

    Bandung, Harian Berantas - Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari menghadiri sekaligus memberikan sambutan, pada acara Penyerahan Surat Keputusan Penetapan untuk 120 Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat pada Pemilu Tahun 2019, di Aula Setia Permana, Kantor KPU Provinsi Jawa Barat, Rabu (14/8/2019).
    Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari dalam sambutannya mengucapkan, selamat kepada 120 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024 yang telah ditetapkan dan hari ini akan diserahkan surat keputusannya.
    “Kami ucapkan selamat seratus dua puluh anggota DPRD Jabar yang telah diterapkan dan hari ini akan diserahkan surat keputusannya” ucap Ineu dalam sambutannya.
    Ineu pun mengajak, kepada seluruh anggota DPRD Jabar periode 2019-2024 untuk melanjutkan dan menjaga sinergitas yang telah berjalan dengan baik dengan unsur pemerintahan.
    “Tugas DPRD sama tapi setidaknya yang baru ini dapat menyesuaikan diri, kemudian tetap melakukan kerja-kerja politik”katanya.
    “Saya berharap transisi ini tidak terjadi begitu lama, karena pekerjaan rumah kita untuk menyelesaikan tugas sampai dengan akhir tahun 2019” ujarnya menambahkan.
    Selain itu dalam kesempatan yang sama Ineu mengapresiasi, pelaksanaan Pileg di Jawa Barat yang berjalan lancar damai dan kondusif. Walaupun dalam pelaksanaannya meninggalkan beberapa catatan, Ineu menegaskan hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggaraan pemilu selanjutnya di Jawa Barat.(rp)***

    Masyarakat Ingin Semakin Dekat Dengan DPRD

    Humas DPRD Jabar/ Yoggi Darwis

    Bandung, Harian Berantas - Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari menjadi narasumber dalam program Dialog 97.6 FM Pro1 Radio Republik Indonesia (RRI) Bandung, Kamis (15/8/2019). Dalam kesempatan tersebut Ineu menjelaskan, selama 5 tahun DPRD Provinsi Jawa Barat mendapati banyak aspirasi dari masyarakat.
    “Tentunya masyarakat memiliki harapan yang banyak terhadap kinerja anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019. Dari mulai hal yang terkecil seperti, kemudahan masyarakat mendapatkan akses bantuan dari pemerintah provinsi, lapangan pekerjaan, infrastruktur, dan banyak harapan agar pemerintah provinsi dapat membantu pemerintah kabupaten/kota” ucap Ineu.
    Ineu menambahkan, saat ini masyarakat tidak hanya ingin didengar aspirasinya namun masyarakat ingin merasa dekat dengan para wakil-wakilnya. Ineu menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan berbagai inovasi untuk membuat kedekatan antara Anggota DPRD dan konstituennya.
    “Sekarang masyarakat bisa secara lansung dan kapan saja menyampaikan aspirasinya, dengan memanfaatkan teknologi yang telah ada. Kami sudah mempunyai aplikasi yang dapat digunakan secara langsung untuk menyampaikan aspirasi kepada DPRD Provinsi Jawa Barat” katanya.
    “Ini merupakan salah satu langkah perbaikan DPRD Provinsi Jawa Barat, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.”ujarnya.
    Selanjutnya Ineu berharap, dengan telah ditetapkannya 120 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024 dan aka dilantik pada 2 September nanti dapat melanjutkan tugas dan fungsinya dengan baik.
    “Kedepan inilah tugas-tugas yang harus diteruskan oleh anggota DPRD kedepan, bagaimana menghadapi tantangan, dan tentunya melanjutkan kerja-kerja politik yang lebih baik supaya apa yang menjadi harapan masyarakat sesuai dengan slogan Jawa Barat yaitu, Jabar Juara Lahir Batin dapat dirasakan secara menyeluruh” pungkasnya.(rp)***

    Bupati Musi Rawas Lakukan Pengecekan dan Penilaian Paskibraka di 4 Kecamatan

    HARIANBERANTAS, MUSIRAWAS - Bupati Musi Rawas H. Hendra Gunawan melakukan pengecekan sekaligus menilai Paskibraka di 4 Kecamatan, yakni Kecamatan BTS Ulu, Sukakarya, Jayaloka dan Kecamatan TPK, kamis (15/08/2019).

    Kehadiran Bupati merupakan bagian dari rangkaian kunjungannya untuk melihat persiapan Paskibraka di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas. Selain melihat persiapan, Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh anggota Paskibraka.

    Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dalam kata sambutannya mengatakan kepada anggota Paskibraka, untuk bisa menjadi Paskibraka Kecamatan merupakan pengalaman yang luar biasa bagi peserta yang terpilih menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Musi Rawas.

    "Tidaklah mudah untuk menjadi pasukan pengibar bendera 17 Agustus, karena harus melalui seleksi dan tidak asal asalan. Semangat hari kemerdekaan harus dipertahankan, dimulai dari mencintai diri kita sendiri, keluarga, desa, kecamatan, mencintai Kabupaten Musi Rawas sampai pada mencintai Negara Republik Indonesia," kata Bupati.

    Selain itu, Bupati juga berharap kepada Paskibraka untuk tetap menjaga kesehatan, agar pelaksanaan HUT RI nantinya dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Ditambahkannya juga, bahwa menjadi Paskibraka merupakan sebuah kebanggaan, sekaligus memegang tanggungjawab yang sangat besar. Karena eksistensi dari Paskibraka, merupakan salah satu bentuk dan wujud pembinaan generasi muda.

    Bupati H Hendra Gunawan berpesan kepada Paskibraka untuk terus melatih disiplin, kerjasama, kreativitas, serta dapat menjauhi narkoba dan hal hal negatif lainnya. Harus bisa memanfaatkan perkembangan teknologi khususnya di Media Sosial, untuk dimanfaatkan dalam hal hal positif. Bisa memfilter informasi yang bersifat hoax yang bisa memecah bela bangsa.

    “Kita menyempatkan untuk melihat persiapan anggota Paskibraka ditiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas agar selalu menjaga kekompakan dan semangat menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun 2019," terangnya.(Hendry)

    Ineu Ajak Anggota DPRD Jabar Terpilih Melanjutkan Sinergitas

    Bandung, Harian Berantas - Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengajak seluruh anggota Dewan terpilih untuk terus menjaga dan bersinergi dengan unsur pemerintahan.
    Hak itu diutarakannya pada  acara Penyerahan Surat Keputusan Penetapan untuk 120 Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat pada Pemilu Tahun 2019, di Aula Setia Permana, Kantor KPU Provinsi Jawa Barat, Rabu (14/8/2019).
    “Kami ucapkan selamat kepada 120 calon anggota DPRD Jabar terpilih yang telah ditetapkan dan hari ini menerima SK KPU dari KPU” ujarnya.
    Ineu mengatakan, tugas pokok DPRD itu sama, yaitu sebagai Legislasi, Budgeting dan Pengawasan. Untuk itu, bagi anggota dewan yang baru, hendaknya setelah dilantik dapat secepatnya menyesuaikan diri, kemudian tetap melakukan kerja-kerja politik.
    “Saya berharap transisi ini tidak terjadi begitu lama, karena pekerjaan rumah kita untuk menyelesaikan tugas sampai dengan akhir tahun 2019 masih banyak” kata Ineu.
    masih di tempat yang sama , Ketua KPU Jabar menyerahkan Piagam Pengharagaan kepada Gubernur dan Ketua DPRD Jabar. selanjutnya  Ineu mengapresiasi, pelaksanaan Pileg di Jawa Barat yang berjalan lancar damai dan kondusif. Walaupun dalam pelaksanaannya meninggalkan beberapa catatan, Ineu menegaskan hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggaraan pemilu selanjutnya di Jawa Barat.
    “Beberapa catatan pada pelaksanaan hendak dijadikan bahan evaluasi bagi penyelenggaraan Pemilu selanjutnya di Jawa Barat”, pintanya.
    Berkaitan rencana pelantikan, Ineu mengatakan, menurutnya pihaknya kini sedang mempersiapkan acara pelantikan anggota DPRD Jabar Terpilih 2019-2024. Rencananya acara pelantikan akan digelar pada Senin, 2 September 2019 di Gedung Merdeka Kota Bandung.
    “Kami saat ini sedang tahapan persiapan dalam rangka pelantikan (anggota DPRD Jabar Terpilih 2019-2024). Insyaallah akan diselenggarakan di Gedung Merdeka Bandung, yang dijadwalkan pada Senin, 2 September 2019, mendatang”tandasnya.(rp)***

    Billy Membantah Menganiaya Tri Saputra

    HARIANBERANTAS, KARIMUN -- Diduga melakukan pengeroyokan dan pemukulan terhadap Tri saputra, Billy angkat bicara kepada awak media, Rabu (14/8/2019) sore di Hotel Holiday, Billy  menunjukan rekaman CCTV pada saat adik iparnya dikeroyok dan dipukuli serta di suruh minta maaf.

    Billy menjelaskan, Kronologis kejadian itu sebenarnya Arpeni (14) adek ipar saya tidak kenal sama sekali yang namanya Tri saputra, Karena adek ipar saya baru kelas 1 SMA, sedangkan Tri Saputra (18) sudah kelas 3 SMA.

    "Waktu pas kejadian awalnya dihari Rabu (7/8) itu, pas pulang sekolah adek ipar saya pulang membawa motor. Mungkin ada ngeber temannya atau temannya ngeber balik atau bercanda tiba-tiba kejadian tersebut diketahui oleh yang namanya Tri saputra," jelas Billy

    Keesokan harinya, lanjut Billy, Tri saputra menyampaikan pesan ketemannya untuk menyampaikan ke Arfen, dia bilang jangan banyak gaya atau sok - sok banyak gaya. Jadi masalah itu selesai dihari Kamis, pas malamnya mereka adik ipar saya, kekelenteng yang ada didaerah Meral, kelenteng Vira Sasadiva.

    " Jadi pas sampai disitu mereka melihat ada Tri Saputra dan akhirnya Arfen mendekati Tri saputra dan menanyakan sebenarnya ada masalah apa, karena pas Arfen datang ada teman tri yang bilang itu anaknya datang dan akhirnya Arfen mendekati, Tri tetap memarahi Arfen 'jangan banyak gaya lah jangan sok' an dan ini daerah baran' ujar Tri," terang Billy. 

    Pas pulang mereka makan, mereka ketemu lagi Arpen sama Tri saputra disitu. Namun tidak ada kejadian apa-apa, tapi keesokan harinya Tri Saputra ada mengirim pesan ke Arfen melalui WhatsApp, Arfen diajaknya berantam dan dimaki-maki dibilang anjing. Sambungnya.

    Adek ipar saya tetap menanyakan sebenarnya ada masalah apa, tetapi Tri Saputra terus ngajak berantam, adek ipar saya sebenarnya tidak mau berantam. Dimalam harinya Arfen dan teman-temannya mendatangi rumah Tri Saputra untuk menyelesaikan masalah tetapi tidak diindahkannya sama Tri" ,  jelas Billy.

    "Tri Saputra malah memanggil teman-temannya untuk datang kerumahnya ketika teman-teman Tri datang kurang lebih 20 orang disaat itu, sementara teman Tri saputra bertanya sama Arfen sekarang maunya apa, Si Arfen menjawab saya mau menyelesaikan masalah saya mau damai dan saya sendiri juga tidak tau masalahnya itu apa," jelas Billy.

    Dikatakan Billy, Arfen baru anak sekolah 1 SMA sedangkan Tri kakak kelasnya Arfen terpaksa harus datang dari pada digebukin. Akhirnya teman yang tadi bertanya ke Tri saputra kamu maunya apa. Dia bilang saya mau menyelesaikan masalah diajak kelahi dulu.

    Dan pada disaat itu, Arfen dibawa kekelentemg kuante oleh Tri saputra yang berada dibelakang rumah tri , setelah sesampainya dikelenteng, Arfen menjelaskan apa yang terjadi karena dia juga tidak mengerti apa-apa. Disaat itu Tri menjawab kita kelahi dulu dipaksa oleh Tri, untuk berantam disaat itu juga Tri sudah memanggil hampir 30 orang, ada yang putus sekolah, udah ada yang dewasa jadi disaat itu Juga Arfen dikerumuni, ungkap Billy.

    "Mungkin kawan-kawan sudah melihat Vidionya disaat itu Arfen ditarik ketempat yang agak kosong dan disitulah arfen digebuki sama Tri saputra. Arfen dikegebukin itu bukan kelahi seperti anak-anak biasa mengebuki. Arfen digebuki Kaya mau di matikan,  setelah dipukuli adek ipar saya harus minta maaf lagi dengan tri saputra," terang Billy kesal.

    Jadi sebenarnya preman atau anak-anak dia (Tri Saputra) ia bisa menggumpulkan orang-orang untuk mengkrumuni adek ipar saya dan tujuan Tri Saputra itu apa, memang waktu itu satu lawan satu tapi disaat itu anak seumur 14 tahun bisa berbuat apa sama ke 30 orang itu. Papar Billy.

    Ibunya Tri mengatakan bahwa anaknya Tri saputra, anak yang paling baik dirumah tidak pernah ngapa-ngapain. Tapi tingkah laku Tri Saputra sudah terekam dengan cctv", Ujar Billy. 

    Setelah dipukul keesokan harinya adek ipar saya datang kerumah teman saya karena memang Arfen sering main kesitu kebetulan saya ada dirumah kawan saya, di waktu itu juga dia datang sambil bercanda Finsen ini abang sepupunya. Jadi sambil bercanda menayakan 'fen kamu kenapa dipukuli sama orang' tanya Finsen sambil bercanda", jelas Billy.

    Arfen lalu menjawabnya iya, terus kamu ada mengadu sama orang tua gak, Arfen menjawab kalau saya mengadu sama orang tua saya diancamnya sama Tri Saputra untuk tidak ngomong sama orang tua."Kalau sempat kamu ngadu sama orang tua kamu saya habisin kamu sekali lagi kaya gitu saya matiin kamu, itu ancaman TRI saputra kepada Arfen", Jelas Billy.

    "Sebenarnya itu omongan anak-anak atau orang dewasa," pungkasnya. (Zubaidah)


    Dinas Kesehatan Inhu Bagi - bagi Masker ke Pengguna Jalan

    HARIANBERANTAS, INHU- Hari ini tanggal 14/8/19 pegawai dinas kesehatan Inhu serta kadis kesehatan turun langsung ke jalan untuk bagi bagi masker kepada pengendara roda 2 dan roda 4 serta pejalan kaki di sekitaran Pematang reba ( simpang Paten ) Kabupaten Inhu untuk sefty akibat asap kebakaran saat ini disekitaran kebun masyarakat.

    Kabut asap di simpang paten Pematang Reba sudah dirasakan mulai jam 06.00 subuh sampai jam8.15 saat pegawai dinas Kesehatan turun untuk membagi bagi masker kepada masyarakat yang sedang lewat di depan Pos Lantas Polsek Rengat Barat, serta dari pihak satlantas siaga di sekitar simpang paten.

    Eli Julinarti DCN, M.Kes, kadis dinas kesehatan ketika dikompirmasi awak media mengatakan " asap ini berbahaya kepada manusia, sehingga kita langsung turun ke jalan untuk membagikan kemasyarakat, dan memberitahukan kepada masyarakat pungsi masker dan efek asap kepada kesehatan.

    Asap sangat pengaruh ke pernafasan, dan sangat rentan terhadap anak anak. Tapi yang paling berbahaya asap rokok, makanya jangan merokok di depan umum kata eli ( red ).

      Kami melalui puskesmas sudah intruksikan agar mempromosikan atau penyuluhan ke sekolah bagaimana mempergunakan masker yang benar. Hal ketersediaan kita akan masker, sudah berkoodinasi dengan BTKL ( badan tehnologi kesehatan lingkungan ) ke kementrian kesehatan di Batam, takutnya hal ini berlanjut.

    Kami hanya ketersediaan masker untuk pelayanan, insya allah mereka support untuk kesediaan  mendatangkan masker. dan juga kami sudah berkoordinasi dengan dinas propinsi untuk menyediakan obat jika nanti dibutuhkan.

    Asap yang paling bahaya ke pernafasan, batuk, iritasi mata dan kulit ujarnya. 14/8/19. (Pinten Sitorus)

    Upacara Hari Pramuka ke-58 Tingkat Kwartir Cabang Lampung Tahun 2019 Penuh Hikmah

    HARIANBERANTAS, LAMPUNG- Upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-58 Tingkat Kwartir Cabang Lampung Tahun 2019 berjalan penuh hikmah. Upacara ini dengan mengangkat thema "Bersama Seluruh Komponen Bangsa Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI" yang di laksanakan di lapangan Bola Desa Kota Agung Kecamatan Sungkai  Selatan, Kamis (14/8/2019).

    Bupati Lampung Utara H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP, M.H., selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kabupaten Lampung Utara bertindak sebagai Pembina Upacara.

    Dalam memperingati HUT Pramuka Tingkat Kwarti cabang Lampung turut dihadiri oleh Wakil Bupati Lampung Utara, H. Budi Utomo, S.E., M.M., Wakil Ketua Kwarda Lampung Dharsono, Kepala Kwartir Cabang Lampung Utara H. Rohimat Aslan, Dandim 0412 LU Letkol Infanteri Krisna Pribudi, Kapolres LU AKBP Budiman Sulaksono, S.IK., Kepala Kimal LU Letkol Laut (KH) Sri Depranoto, S.Ag., Kajari LU yang diwakili Kasubbag BIN Feriyando, S.H., M.H., Kepala PN LU Vivi Purnawati, S.H., M.H., Ketua LVRI LU H. Saleh Ahmad, Para Kepala OPD,   Para Kabag, Para Camat, Para Kepala Desa, dan segenap Pembina dan anggota Pramuka.


    Dalam sambutan Kepala Kwartir Nasional yang disampaikan oleh Bupati Lampung Utara selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Majelis menyatakan,

    "Merebaknya Korupsi Kolusi dan Nepotisme, terpaparnya radiakalisme dan terorisme, serta penyalahgunaan narkoba merupakan 3 kejahatan terbesar saat ini". 

    Gerakan Pramuka ikut serta memberantas kejahatan dengan terus menerus menjalin komunikasi dan bekerjasama dengan berbagai instansi terkait. Selain it Pramuka harus lebih mencintai alam dengan tidak melakukan pengrusakan dan pencemaran lingkungan. Pramuka bagian dari sistem pendidikan nasional. 

    Kesamaan cara oandang dan bahasa dalam menyikapi berbagai permasalahan khususnya hal-hal yang mengancam keutuhan NKRI menjadi bagian penting yang harus selalu diperhatikan.

     Gerakan Pramuka harus menepati Trisatya dan Dasa Darma Pramuka, Semoga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. ujar Bupati.
     
    Selanjutnya  Upacara ditutup  dengan penampilan tarian semapore kolosal persembahan dari Siswa Siswi SMP N 6 Kotabumi. (DefriWansyah  AWPI)

    Wajah Baru Dominasi Anggota DPRD Jabar.

    Bandung, Harian Berantas - Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat usai gelar rapat pleno terbuka , KPU akhirnya menetapkan  perolehan kursi partai politik serta calon terpilih terpilih anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024. pada putusan itu KPU menetapkan sebanyak 62 persen wajah baru anggota DPRD Jabar periode 2019-2024  yang menduduki kursi Legislatif
    Ketua KPU Jabar, Rifqi Alimubarok mengatakan, pihaknya melakukan penetapan kursi partai politik pada calon terpilih berdasarkan hasil putusan Mahkamah Konsitusi pada 9 Agustus 2019 kemarin.
    ’’Jadi yang menetapi ada 10 parpol yang dapat kursi di Jabar,” ucapnya ketika ditemui seusai rapat, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Jalan Garut No 11, Bandung Selasa (13/8).
    Rifqi mengatakan, ke-10 parpol tersebut merupakan partai Gerindra, PKS, PDIP, Golkar, PKB, Demokrat, PAN, Nasdem, PPP dan Perindo. Gerindra mendapat jatah terbanyak sebesar 25 kursi.
    “Dari 120 kursi, Gerindra memperoleh 25 kursi, kemudian disusul PKS 21 kursi, PDIP 20 kursi, Golkar 16 kursi, dan seterusnya,” ungkapnya.
    Selain itu, lanjut Rifqi mengatakan, sisanya diraih oleh PKB (12 kursi), Demokrat (11 kursi), PAN (7 kursi), Nasdem (4 kursi), PPP (3 kursi) dan Perindo (1 kursi).
    Dari jumlah tersebut, sebanyak 62 persen calon anggota dewan yang terpilih merupakan wajah baru. Sisanya atau sebesar 38 persen diisi oleh wajah lama. Sementara itu, sebanyak 19 persen kuotanya diisi perempuan.(rp)***

    DPC PKB Inhu Rapat Untuk Calon Wakil Dewan Kabupaten Inhu

    HARIANBERANTAS, INHU - Terpilihnya Wakil rakyat untuk duduk di DPRD Inhu Periode 2019 - 2024 dari Partai PKB sebanyak 4 kursi, maka rapat intern PKB mengusung 3 ( tiga ) orang calon yang di usulkan oleh partai untuk menjadi calon wakil DPRD dipemilihan kedepan.
    Ketua DPC INHU

    Calon  Wakil Dprd yang di usung oleh partai PKB di pemilihan nanti antaralain Ade Chandra dari dapil I, Masrullah dari dapil IV dan Doni Irawan dari dapil III.

    Heri Sukandi ketua DPC ketika dikompirmasi terkait calon wakil DPRD mengatakan ke awak media" Memang ke 3 (tiga ) anggota dewan yang terpilih diatas dari 4 orang wakil Pkb yang duduk terpilih tahun ini di Dprd menjadi keputusan hasil rapat di rapat tertutup Pkb bulan kemarin kata heri ( red ).

    Ketiga  orang yang namanya yaitu, Ade Chandra, Masrullah, Dodi Irawan yang diusulkan ke DPP pusat diputuskan hasil rapat dan mekanisme dari partai. Kalau hasil suara di Inhu pemilihan dewan bulan april sekitar 27.000 suara ujarnya.

    Ade Chandra yang terpilih dari dapil I ketika dikompirmasi mengatakan" kami semua sudah diundang Dalam rapat partai oleh ketua dpc. Jika nanti saya terpilih menjadi wakil Dprd oleh pimpinan pusat, itu amanah. Saya akan emban tugas ini untuk kebesaran partai. Dan jika itu sudah pilihan para petinggi dari partai PKB, Akan saya pegang amanah untuk kebesaran partai ujarnya. 12/7/19. (Pinten. S)

     
    Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
    Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Berantas
    Proudly powered by Berantas