Headlines News :

    Diduga CV. BB Tak Becus, Pj. GM PT PN V Sei Buatan / Lubuk Dalam Siak Tolak Bahan Material

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Sejumlah kontraktor/Vendor konstruksi di lingkungan PTPN V Wilayah Riau dinilai tak becus.

    Sejumlah proyek milik plat merah Indonesia diduga menjadi ajang manfaat para oknum pengusaha untuk meraup keuntungan yang lebih besar diluar ketentuan perjanjian dalam kontrak kerja.

    Hal tersebut terungkap ketika Pj GM Manager PT PN V daerah Sei Buatan / Lubuk Dalam Siak, M Arief Rambe, ketika melakukan pengecekan dilapangan.

    Usai tiba di lokasi Arief bagaikan dusambar petir disiang bolong. Arief sangat kaget melihat tumpukan sertu dipinggir jalan.

    Arif tak senang lalu ke esok harinya kembali mengecek lokasi kegiatan tersebut.

    Dilokasi itu Pj GM PTPN V Sei Buatan/Lubuk Dalam, M Arief Rambe, kembali memergoki oknum kontraktor/vendor nakal ( CV BB, red) yang membawa sertu sebanyak tiga truk dengan kapasitas masing masing kurang lebih 13 ton/Truk. Setelah di cek M. Arif, langsung memerintahkan untuk dibawa pulang kembali karena tidak sesuai kontrak.

    M.Arief sangat marah besar pada CV BB itu. Pihaknya akan memanggil oknum pengusaha nakal tersebut.

    "Kita segera panggil vendornya (Kontraktor,red) bila perlu di backlist. Saya usulkan di masukkan saja di daftar Hitam perusahaan nakal itu."  Imbuhnya melalui ketua LSM Perkara Freddy.

    Freddy juga membenarkan pemulangan tiga truk dengan kapasitas 13 Ton per unit truk yang berisikan bahan material berupa sertu untuk keperluan pemadatan/pengerasan jalan lingkungan perkebunan milik PTPN V di Buatan kemaren.

    "Benar, informasinya ada 3 (tiga) truk yang ditolak Pj GM dan di pulangkan kembali ke Vendor/kontraktor karena tidak sesuai"  Kata Freddy kepada awak media mewakili Pj. GM  PTPN V Sei Buatan.

    Freddy mengacung jempol kepada Pj GM PTPN V Sei Buatan, M Arief Rambe, yang langsung melakukan penolakan secara tegas. Beliau pantas jadi contoh bagi pemimpin lainnya.

    Freddy menambahkan, terkait proyek yang dikerjakan CV BB merupakan pekerjaan peningkatan mutu jalan berupa sirtu sebesar 2,161 M3 yang disediakan di kebun Sei Buatan PTPN V.

    "Penjual ini dari awal jelas jelas menyetujui kontrak pada saat itu. Namun, saat ini kita melihat sirtu itu mengandung lumpur. Padahal dalam kontrak campuran sirtu itu harus mengandung 30 persen pasir dan 70 persen kerikil, itu yang sesuai kontrak," tambahnya.

    Selain itu, cara kerja yang dilakukan vendor tersebut tidak menerapkan SOP yang sesungguhnya. Seharusnya sirtu tersebut dikerjakan dengan cara buang berserakan bukan ditumpuk.

    "Kami melihat mereka menurunkan sirtu dengan cara ditumpuk di pinggir jalan, ini juga sudah menyalahi perjanjian dalam kontrak kerja sebagaimana perjanjian awal"

    "Saat kita koordinasi dengan Pj GM PTPN  V Sei Buatan, ternyata beliau (Arief,red) sudah mengecek ke lapangan sebelumnya, beliau juga sudah tahu dengan turun langsung ke lokasi. Ucapnya

    "Kita minta pihak PTPN V Pekanbaru agar tidak membayar kegiatan tersebut bila tidak sesuai ketentuan"

    Kita berharap untuk mengbacklist sejumlah perusahaan nakal yang ada di PTPN V selama ini. Sebab kejadian ini bukan hanya kali ini saja bahkan sejumlah perusahaan lainnya. Jelasnya dengan kesal.

    Sementara pihak pimpinan CV BB saat dihubungi awak media melalui telepon selulernya pada Rabu (4/12/2019) tak diangkat, begitu juga pesan WhatsApp hanya di baca, namun tak ada balasannya.

    Hingga berita ini diturunkan pimpinan CV BB belum memberikan jawaban atas pertanyaan wartawan. (Redaksi)

    Simak cerita Babinsa Paling Ganteng Jadi Saksi Pengukuhan dan Pelantikan Ketua Karang Taruna

    HARIANBERANTAS, SURAKARTA- Karang Taruna memiliki nilai strategis dalam pembangunan di tingkat kelurahan, dikarenakan ruh Karang Taruna tersebut pada dasarnya berada di pedesaan/kelurahan sedangkan di tingkat kabupaten dan kecamatan hanya sebagai fasilitator dan penggerak.

    Pada malam kali ini Kelurahan Kemlayan melaksanakan pelantikan dan pengukuhan pengurus Karang Taruna masa bakti 2019-2021 bertepatan di Aula Kel Kemlayan Kec Serengan Kota Surakarta, (6/12/2019).

    Dalam sambutanya Ketua karang taruna mengucapkan banyak terimakasih atas terpilihnya dan dukungan dari para pemuda serta anggota karang taruna Kel Kemlayan, dengan ini kami mempunyai amanat untuk pertanggung jawabkan, dengan adanya kemajuan teknologi dan permasalahan lainnya seperti kenakalan remaja dan krisis moral karakter bangsa. Kami juga memohon bantuan kepada Bapak Babinsa Kemlayan untuk membimbing kami dalam membangun Kelurahan Kemlayan ini, ungkap  Milki Juwo selaku Ketua Karang Taruna terpilih.

    Sementara itu Babinsa Kel Kemlayan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka M Nur Hakib, mengatakan selaku Babinsa akan membantu semaksimal mungkin dalam mewujudkan cita cita Karang Taruna Kemlayan untuk membangun Kelurahan, masa muda merupakan masa yang terbaik untuk menentukan masa depan dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kalian natinya akan menggantikan posisi Kami sebagai penerus perjuangan Bangsa Indonesia.

    "Ini sudah menjadi kewajiban kami selaku Babinsa untuk membimbing dan mengarahkan generasi muda ke arah yang lebih baik dan benar"

    "Mari kita bersama sama bergandengan tangan demi kemajuan daerah ini" katanya. ***

    Sumber : Agus Kemplu

    Jajaran Polsek KKP Karimun Serahkan Tali Asih Kepada Nenek 73 Tahun

    HARIANBERANTAS, KARIMUN- Kapolsek KKP AKP M. Komarudin, Amd selaku Penanggung Jawab bersama dengan Kanit Binmas Polsek KKP Aipda Zaein Rinto dan Brigadir K.B. Sukoco melaksanakan Kegiatan Jumat Berkah Polsek KKP berupa Pemberian Tali Asih kepada warga kurang mampu di jalan Angkasa Bukit Sudomulyo, Kecamatan Karimun. Jumat (6/12/2019) sekira pukul  14.00 wib.

    Kapolsek KKP Polres Karimun AKP M.Komarudin Amd mengatakan, Polsek KKP Polres Karimun melaksanakan kegiatan jumat berkah memberikan bantuan tali asih kepada Ibu Suparmi (73) merupakan Janda dan mengalami Kelumpuhan selama 10 Tahun.

    Kegiatan tersebut, Kata Perwira ini, bertujuan untuk meringankan beban Keluarga Suparmi. Dan Menjalin Tali Siraturahmi dengan Masyarakat di Kabupaten Karimun

    "saat sekarang, Ibu Suparmi tinggal bersama anaknya yang bekerja sebagai Buruh Bangunan," jelasnya. (Rini)

    Proyek Box Culvert Jalan Seminai Inhu Menelan Korban

    HARIANBERANTAS, INHU- Pembangunan infrastruktur di suatu daerah memang sangat dibutuhkan, namun jika pembangunan infrastruktur tersebut berhubungan dengan jalan lalu lintas tentunya si kontraktor harus memperhatikan bahkan harus membuat rambu-rambu jalan atau amdal lalu lintas agar sipengguna jalan mengetahui ada perbaikan jalan sehingga terhindar dari maut.

    Seperti yang terjadi di jalan Seminai Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dimana jalan tersebut sedang ada pekerjaan pembangunan box culvert dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kab. Inhu.

    Hari Rabu 4/12/2019 sekira pukul 07.00 wib, warga Pematang Reba khususnya warga jalan Seminai dihebohkan atas penemuan sesosok mayat berjenis kelamin pria sudah mengapung di atas air di lokasi galian proyek pembuatan box culvert.

    Setelah ditemukan identitasnya, ternyata pria naas itu bernama Supriadi (47) merupakan warga Desa Sido Mulyo Kecamatan Lirik Kab. Inhu. Supriadi yang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha merek Spin terjungkal kecelakaan tunggal masuk ke dalam galian box culvert diduga kuat akibat tidak adanya rambu-rambu pada proyek box culvert tersebut.

    Mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada penemuan sesosok mayat berjenis kelamin di jalan Seminai, personil Polsek Rengat Barat langsung terjun kelokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mencari tahu keluarga korban. Diperkirakan mayat Supriadi membengkak dan mengapung sudah dua hari di dalam air galian box culvert tersebut.

    Diketahui, proyek pembangunan box culvert yang memakan korban jiwa tersebut dikerjakan oleh CV. Alif Sania beralamat di jalan Jend. Sudirman Air Molek II Kecamatan Pasir Penyu dengan NPWP : 02.075.940.3-213.000 sebagai konsultan pengawas adalah PT. Baliga Permata Indah beralamat di jalan Seminai.

    Kapolres Inhu, AKBP Efrizal Sik, melalui Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran menjelaskan bahwa penemuan mayat itu sekira pukul 07.00 wib pada Rabu (4/12/19) dengan sepeda motor Yamaha merek Spin. Selanjutnya mayat Supriadi dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Pematang Reba guna dilakukan VER.

    Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal di lokasi proyek pembangunan gorong-gorong yang saat ini masih tahap pekerjaan. Sebab korban hanya mengalami luka lebam di kepala bagian kening.

    Namun saat di visum tak ditemukan bekas kekerasan lainya. Sementara, kendaraan roda dua yang ditumpangi Supriadi mengalami rusak cukup parah.

    Dari insiden kejadian meninggalnya Supriadi, banyak kecaman dari masyarakat. Sebab, pekerjaan yang dilaksakan oleh CV. Alif Sania tersebut tidak sesuai dengan safety. salah satunya proyek galian tersebut tidak dilengkapi dengan rambu-rambu.

    Karna pembangunan tersebut di jalan besar, Salah satunya tidak membuat palang dan pagar pembatas hingga menimbulkan dan menelan korban jiwa, "ucap Meli warga tempatan saat dikonfirmasi, Kamis (5/12).

    Raflan sitompul, konsultan pengawas saat dikonfrmasi mengatakan sudah membuat rambu-rambu berupa plang sejauh seratus meter dari lokasi galian. Namun pagar pembatas di lokasi galian gorong-gorong baru kita benahi lagi semalam sore setelah kejadian, "paparnya.

    Terpisah, Andre salah satu pengawas dari pihak kontraktor mengatakan bahwa SOP dan safety dari pekerjaan tersebut sudah memenuhi standar, dan hal ini kita sampaikan kepada pihak yang berwajib, "tutupnya.

    Haryono selaku Direktur CV. Alif Sania sudah berkali kali di hubungi via selulernya 0813-6530-xxxx tidak aktif sehingga belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini di turunkan. (S.barat)

    Kinerja Polres Inhu Pantas Diancung Jempol Atas Keberhasilan Menciduk Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur

    HARIANBRANTAS, INHU- Polres Inhu berhasil menangkap oknum guru Honorer  salah satu SMP Peranap yang melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur beberapa waktu lalu.

    Polres Inhu menurunkan Tim PPA SAT Reskrim Inhu dan Tim Opsal NARASINGA Reskrim Inhu yang dipimpin Ipda Dahnel SP.S. Sos berhasil menangkap tersangka terduga pelaku cabul terhadap ke 7 orang anak didik yang masih dibawah umur.

    Oknum guru honorer yang berhasil ditangkap berisial RR. Pelaku ditangkap di Kepulauan Meranti Riau. Sebelum tertangkap pelaku RR selalu berpindah pindah tempat untuk menghindari kejaran Kepolisian Resort Inhu.

    Dengan gigihnya Tim Narasinga yang bersinergi dengan unit PPA Inhu berhasil mengakhiri pelarian pelaku RR di Kepulauan Meranti.

    Data korban keganasan RR untuk sementara yang melapor sebanyak 7 orang dari SMP ( sekolah menengah pertama ) di Peranap dan merupakan anak didik pelaku.

    Pelaku melakukan perbuatanya terhadap anak didiknya dilakukannya secara bergantian dengan modus akan mengambil dan menambah nilai. Masing masing korban di undang kerumahnya secara bergantian setelah pulang sekolah dengan alasan akan memberi tambahan nilai. Kata Unit Reskrim Polres Inhu.

    Dengan kepolosan korban datang kerumah pelaku yang merupakan guru mata pelajaran pramuka untuk mengambil nilai yang sudah dijanjikan. Namun saat berada di rumah pelaku, anak didiknya disuruh untuk memegang kemaluan pelaku dan memerintahkan korban untuk melakukan perbuatan cabul dengan janji akan menambah nilai.

    Jika ada anak didik yang menolak, pelaku mengancam akan memberi nilai rendah di rapornya. Juga mengatakan, jangan lapor siapa siapa ya nanti Bapak malu dan kamu pun ikut malu. Dengan terpaksa siswa tersebut menuruti kemauan guru bejadnya.

    7 korban tersebut ketika dikompirmasi awak media yang merupakan laki laki semuanya mengatakan" sudah ada yang mengalami 8 kali dilakukan gurunya dan ada yang 3 kali. Diawali dengan menyuruh anak didik kusuk badan,perut dan paha dulu, lalu megang kemaluannya lalu melakukan cabul melalui lobang dubur.

    Seluruh siswa yang dicabuli RR saat ini ada yang ber umur 13 tahun dan 14 tahun. Dan semuanya sampai sekarang sangat trauma atas tindakan guru bejadnya terhadap mereka.

    Anggota DPRD Inhu Martimbang Simbolon dari Partai Perindo dapil 2 dan Candra Saragih Dari PDIP dapil 3 mengatakan" sangat apresiasi atas kinerja Polres Inhu menangkap pelaku pencabulan guru honorer RR ke anak didik dibawah umur. Harapan kami mewakili masyarakat, Polres Kajari dan Hakim  diberi hukuman semaksimal kepada pelaku setimpal berbuatannya sesuai peraturan perundang undang yang berlaku, ujar mereka. 5/12/19. Pinten S

    Pjs Danramil 04/Jebres Hadiri Wisuda/Pelepasan Penerima Manfaat BBRSPDF Prof. DR. Soeharso Surakarta

    HARIANBERANTAS, SURAKARTA- Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof. Dr. Soeharso Surakarta menyelenggarakan wisuda penerima manfaat angkatan II tahun 2019 di Aula Gedung BBRSPDF Prof. Dr. Soeharso Jln Tentara Pelajar Jebres Surakarta. (5/12/2019)

    Pelepasan atau wisuda penerima manfaat merupakan tanda bahwa mereka telah berhasil menyelesaikan rehabilitasi sosial selama satu tahun di Lembaga Rehabilitasi Sosial  BBRSPDF Prof. Dr. Soeharso Surakarta ini. 

    Acara di hadiri oleh oleh Kepala BBRSPDF Drs Bambang, Pjs Danramil 04/Jebres Kapten Inf Narno, Hartanti mewakili Kepala Dinas Sosial Surakarta, instansi terkait dan pengusaha mitra kerja serta orang tua wisudawan/wisudawati. 

    Pada kesempatan pelepasan ini, Kepala BBRSPDF Prof. Dr. Soeharso Surakarta Drs. Bambang Sugeng, MM Menyampaikan pesan kepada penerima manfaat yang diwisuda semoga sukses dan berhasil apa yang dicita-citakan, raihlah mimpimu sesuai ilmu, dan kemampuan selama mengikuti proses rehabilitasi sosial di BBRSPDF. Dalam mengembangkan usaha agar mampu berkolaborasi, berkomunikasi dan berelasi dan tak lupa pula beristiqomah serta berdo’a kepada Tuhan YME.

    Pada kesempatan pelepasan atau wisuda juga diselingi oleh penampilan pentas tari, pentas band oleh penerima manfaat kelas A. Juga ada pemberian penghargaan kepada penerima manfaat yang berhasil menjadi penerima manfaat dengan prestasi terbaik 1 sampai dengan 5 dan pemberian penghargaan bagi penerima manfaat terajin mengunjungi perpustakan keliling pemerintah Kota Surakarta.***

    Sumber : Agus Kemplu

    5 Orang Calon Kades Bertarung, Juli Suprianto Menang

    HARIANBRANTAS-INHU- Pilkades Serentak se Kabupaten Inhu 4/12/19 di 61 Desa, bertarung untuk memperebutkan duduki Kursi Kepala Desa 2020-2026. Seperti di Desa Beligan Kecamatan Seberida Inhu. Antusias masyarakat sangat tinggi, walau hujan lebat dan basah kuyup tetap mencoblos.

    5 orang jagoan masing masing masyarakat yang bertarung, no. 1. Hendri Susila, 2. Muslim, 3. Japriman, 4. Suhendri, SH dan 5. Juli Suprianto duduk dengan tenang di kursi sambil memperhatikan masyarakat masuk ke 3 bilik pencoblosan.

    Dalam perhitungan suara, 5 calon Kades tidak ikut menyaksikan jumlah suara yang di buka dan dibacakan oleh 9 orang panitia pilkades dihadapan 1.081 dpt dan disaksikan Camat Seberida, Danramil, Babinkamtibmas, Koramil, kadis Kesehatan dan Kesbangpol.

    Dalam pembacaan perhitungan suara, hanya 3 calon Kades nomor urut 2,4 dan nomor 5 yang saling kejar kejaran jumlah suara. Akhirnya dimenangkan oleh nomor urut 5 Juli Suprianto memenangkan dengan jumlah suara 328 suara terbanyak. nomor urut 2= 292 dan nomor urut 4=275, nomor urut 3=50 dan nomor urut 1 =43 suara, batal 9 suara.

    Sani S Camat Seberida ketika dikompirmasi awak media sebelum pencoblosan mengatakan" harapan saya dari 1.081 orang dpt antusias menciptakan damai dan turut menyalurkan hak suaranya. Mudah mudahan berjalan aman tertip dan terkendali.

    Siapapun Kades terpilih nantinya, visi misi bisa melanjutkan pembangunan di desa kedepan, dan memperhatikan masyarakat agar pendapatan lebih meningkat ujarnya.

    Kadis Kesehatan ketika dikomoirmasi awak media mengatakan " kehadiran dinas kesehatan dipemilihan Kades Beligan, perintah langsung oleh Bupati Inhu harus memantau pemilihan kades juga mengecek kehadiran anggota dari kesehatan ujarnya.

    Juli Suprianto kades terpilih mengatakan " terima kasih pada masyarakat yang telah memilih dan memberi kepercayaan kepada saya untuk memimpin desa 2020-2026 kedepan. Saya sebagai Kades beserta perangkat desa akan bangun desa beligan sesuai dengan visi dan misi saya ujarnya. (Pinten S).

    Penyuluhan Bahaya Narkoba Bagi Masyarakat Kabupaten Karimun

    HARIANBERANTAS, KARIMUN- Kesbangpol Kabupaten Karimun, Propinsi Kepulauan Riau melakukan penyuluhan bahaya Narkoba bagi masyarakat Karimun.

    Acara penyuluhan ini dilakukan di Gedung Nasional Jln. Yos Sudarso Karimun, Rabu (4 /12/2019) Pukul 08.45 wib dengan Thema: "Optimalisasi Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan Dalam Rangka Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Karimun"

    Kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba tersebut dilaksanakan oleh  Bakesbangpol Kab. Karimun sebagai ketua pelaksanana,  Sdri. Nelly Anggriana, SE, MM. 

    Dalam penyuluhan tersebut dihadiri oleh pejabat utama dan muspida antara lain:

    1. Bupati Karimun diwakili oleh Kabakebangpol Kab. Karimun. Sdr.  Herdan Firdaus. S. Sos. 
    2. Kepala BNN Kab. Karimun. KOMPOL AHMAD SOLEH. SH. M. Si. 
    3. Kapolsek Balai Karimun.  AKP. BUDI HARTONO, SIK, MM. 
    4. Kasat Binmas Polres Karimun AKP. ERIMAN. 
    5. Kasi Pers Kodim 0317/TBK, KAPTEN INF. S. NASUTION. 
    6. Sekcam Karimun. H. Abdul Gafar. M. MPub. 
    7. Ketua LMB Kab. Karimun. Datok.  Asman Zainal. 
    8. Ibu-ibu Bhayangkari Ranting Polsek Balai,  Ibu-ibu.  Jalasenastri Lanal TBK dan Ibu-ibu. Persid Kodim 0317/TBK.
    9. Para Tomas,  Toga dan Organisasi Kepemudaan  Karimun,  sekira  85 orang. 

    Berikut susunan Kegiatan adalah sebagai berikut:

    • Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. 
    • Pembacaan Doa oleh Ustad. Wiboyo. AMd. 
    • Laporan ketua pelaksana oleh Sdri. Nelly Anggriana. SE. MM.
    • Sambutan dan sekaligus membuka acara Penyuluhan Bahaya Narkoba oleh Kepala,  Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik Kab. Karimun oleh Sdr.  Herdan Firdaus. S. Sos. 
    Sementara untuk pemberian piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kabankesbangpol Kab. Karimun kepada :

    • Kepala BNN Kab. Karimun.  KOMPOL AHMAD. SOLEH. SH. M. Si. 
    • Kapolsek Balai AKP. BUDI HARTONO. SIK. MM.
    • Kemudian dilanjutkan foto bersama. 


    Sedangkan narasumber penyuluhan bahaya Narkoba disampaikan oleh Kepala BNN Kab. Karimun dan Kapolsek Balai Karimun. 

    Pada pukul 12.10 wib Acara pelaksanaan Penyuluhan Bahaya Narkoba telah selesai dilaksanakan.

    Dalam sambutan kapolsek Kapolsek Balai Karimun AKP Budi Hartono mengucapkan ribuan trimakasih kepada Kesbangpol kabupaten karimun bersedia memfasilitasi  penyuluhan bahaya narkoba ini.

    Kami mengucapkan terimakasih atas ajakan kami dari kepolisian dan BNK karimun sehingga dapat  tersampaikam kepada seluruh linik masyarakat terutama OKP, ormas2, instansi2 sehingga banyak yang ikut berpartisipasi untuk memerangi narkoba.

    "Alhamdulillah acara ini lancar dan tanggapan dari audiens sangat baik sekali sampai waktu kurang untuk isoma. Semoga hal hal seperti ini dapat ditingkatkan lagi demi menyelamatkan sejuta jiwa anak muda Indonesia dari bahaya narkoba": jelas budi (Rin) 

    Aksi Peduli Bencana Alam, IMNR Galang Dana

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Pasca bencana alam yang melanda warga Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau beberapa hari terakhir membuat Ikatan Mahasiswa Nias Riau (IMNR) turun ke jalan untuk Penggalangan dana.

    Penggalangan dana tersebut sebagai bentuk kepedulian Mahasiswa Nias yang ada di Riau terhadap korban bencana alam yang terjadi beberapa hari terakhir.

    Penggalangan dana yang dilakukan IMNR di pusatkan didua titik yakni simpang lampu merah bundaran Mapolda Riau jalan Sudirman dan simpang lampu merah Jalan Nangka, Selasa (3/12/2019) sore.

    Penggalanganddana bantuan korban banjir di rohul itu dipimpin langsung oleh Ketua IMNR  Waozatulo Laia didampingi Wakil ketua Epifania Hia serta  Kabid  Sosial  Herman Yosef Yakian Mendrofa.

    Menurut Waozatulo Laia, tujuan IMNR menggalang dana sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama manusia yang menjadi korban bencana alam di Rohil untuk meringankan beban mereka.

    Ikatan mahasiswa Nias Riau sore hari ini sedang melakukan aksi solidaritas penggalangan dana untuk membantu saudara - saudara kita yang ada di rokan Hulu, semoga saja bisa membatu dan bermanfaat nantinya.

    "Kegiatan ini dilaksanakan oleh IMNR selama kurang lebih 3 bulan kedepan  berdasarkan kesempatan yang telah kita minta dari polresta dan secara peraturan bisa sampai tiga bulan dan tidak lebih dari empat bulan. Katanya

    Kemudian, diharapkan kehadiran IMNR ditengah-tengah masyarakat Riau dapat bermanfaat dan menjadi berkat. Inilah contoh kepedulian sosial terhadap sesama. Tutupnya (Red)

    Usai Sudah RAPBD Inhu Disahkan Di Gedung DPRD

    HARIANBRANTAS, INHU - Pengesahan/ ketok palu APBD Inhu 2020 yang di putuskan di Gedung Aula Dprd Jl. Lintas Timur Pematang Reba Inhu,  disaksikan oleh Bupati Inhu ( Sekda mewakili ), Kadis Kominfo, kadis Dlh, Para Camat Se Inhu,kapolsek Rengat Barat,danramil Sekwan dan Insan Pers pada tanggal 30/11/19 jam 22.00 wib.

    Dalam putusan atau ketuk Palu Apbd Inhu untuk 2020 dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Inhu Samsudin dan didampingi Wakil I Masrullah, wakil II DPRD oleh Suwardi Ritonga beserta seluruh anggota DPRD yang hadir sekitar  33 orang.

    Pembacaan Putusan Apbd Inhu oleh anggota Banggar Dprd Rizal Zam zami, untuk menguatkan keputusan hasil sidang yang disepakati RAPBD untuk didengarkan kembali oleh seluruh yang hadir di ruang Aula Dprd Ketok palu Apbd tahun 2020 sebesar Rp. 1.498 milyar.

    Bupati Inhu diwakili Sekda Hendrizal mengatakan " terimakasih kepada  seluruh Anggota Dprd yang telah membuat kesepakatan bahwa Apbd Inhu Rp. 1.498. 29.983.000.  Dprd mempunyai komitmen, bahwa Apbd merupakan wadah kebutuhan untuk masyarakat yang disalurkan melalui pemerintah.

    Dan selamat Ulang tahun Korpri. Walaupun di hari ulang tahun kemarin mendapat kritikan dari masyarakat. Semoga kritikan itu menjadi memacu untuk kebaikan Korpri kedepan ujarnya. Pinten S.

    Kabid Humas Polda Banten Gelar Apel Konsolidasi di Polsek Kresek Usai Pilkades

    TANGERANG, BANTEN- Pamatwil Polda Banten wilayah hukum Polsek Kresek laksanakan kegiatan apel konsolidasi personel gabungan dari BKO Polda, Polres dan Polsek yang sudah bertugas dalam PAM pengamanan Pilkades serentak 2019 di Kabupaten Tangerang.

    Apel konsolidasi ini dilaksanakan di lapangan Asrama Polsek Kresek, Senin pagi (02/12/2019) pukul 11.30 WIB diikuti oleh Pamatmil Polda Banten, yaitu Dirreskrimum, Kombes Pol Novry Turangga, Sik. S.H., M.H dan Kabid Humas, Kombes Pol Edy Sumardi S.I.K M.H serta personel yang bertugas di lapangan.

    "Ya, Alhamdulillah, hari ini berakhir kita melaksanakan tugas Pam Pilkades serentak 2019 di Kabupaten Tangerang. Maka dari itu kita laksanakan apel konsolidasi Personel gabungan BKO Polda, Polres dan Polsek. Kegiatan Pam di wilayah hukum Polsek Kresek, di 12 Desa yang melaksanakan dari 18 Desa, Kecamatan Kresek dan Gunung Kaler,"terang Edy.

    Kabid Humas menjelaskan, sebanyak 309 Personel yang diturunkan dalam Pam Pilkades serentak ini, terdiri dari, anggota Polsek Kresek 26 Pers, anggota Polresta Tangerang 30 pers, BKO Polda Banten,140 pers, BKO Polres Cilegon 53 pers, BKO Polres Pandeglang 15 pers dan Bko Polres Serang 45 pers.

    Selanjutnya, kepada seluruh personel yang mengikuti Pam Pilkades 2019 dengan ikhlas, cepat dan Humanis saat dilapangan. Sehingga, pemilihan kepala Desa, khususnya wilayah hukum Polsek Kresek berjalan dengan aman, lancar dan kondusif. ***

    Sumber : Ary/Bidhum

    Koptu Agus Membantu Perbaiki Rumah Warga Sudiroparajan Binaan Babinsa Koramil 04 Jebres Kodim 0735

    HARIANBERANTAS, SURAKARTA- Guna mewujudkan kemanunggalan antara Babinsa dan warga binaan Babinsa Koramil 04 Jebres Kodim 0735 /Ska, Koptu Agus S turun tangan langsung membantu warga dalam perbaikan rumah untuk pembuatan tempat pengecoran Slop rumah milik Sugiyono warga RT 03/RW 03, Kel Sudiroparajan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Senin (2/12/2019)

    Koptu Agus S  mengatakan, tim Babinsa Koramil 04 Jebres Kodim 0735/Ska langsung membantu pembuatan lubang tempat pengecoran slop rumah warga binaannya. Hal ini merupakan salah satu wujud kerjasama Babinsa di tengah - tengah warga dan untuk membantu kesulitan Rakyat di daerahnya.

    Selain itu kata Koptu Agus S, membantu warga lemah sudah menjadi kewajibannya selaku Babinsa untuk bisa memelihara hubungan kehamonisan bersama warga binaan karna selain dapat menumbuhkan kebersamaan dan hubungan emosional bersama warga, kegiatan ini juga dapat mewujudkan Sinergitas TNI dengan Masyarakat.
    Sementara itu Bpk Sugiyino mengucapkan terima kasih banyak kepada babinsa yang telah peduli membantunya dalam pembuatan lubanh slup untuk pengecoran slup rumah miliknya. Hal ini merupakan wujud kebersamaan yang telah terjalin antara Babinsa dan warga masyarakat binaan Sudiroprajan tuturnya. ***

    Sumber : Agus Kemplu

    Pengurus DPW IKPM Riau Resmi di Kukuhkan

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Perantau Muaro Paneh (DPW IKPM) wilaya Riau resmi dikukuhkan,Minggu (01/12/2019) pukul 10.00 Wib digedung Graha pena panam Pekanbaru.

    Pengurus DPW IKPM Riau ini dikukuhkan langsung oleh Ketua umum DPP Pusat Bpk Rifo Darma Saputra, SH., MM dihadapan para pengutus, anggota, undangan dan simpatisan.

    Dalam acara itu turut hadir Ketua KAN Nagari Muaro Paneh Bpk. Elson Datuek Rajo Gamuyang, Bapak Wali Nagari Muaro Paneh Ferry Effendy dan Ketua DPW Ikpm Lombok Bpk. Melson mansyur, SH serta anggota IKPM dari warga Muara Panas kota Solok sebanyak 120 kk.

    Menariknya, para pengurus DPW IKPM Riau adalah orang orang berpengaruh dan tokoh masyarakatnya yang sangat disegani  banyak pihak, diantaranya Dr. Yudi Krisman, SH., MH.

    Yudi yang dikenal berprofesi advokat sekaligus dosen ahli hukum pidana di salah satu Universitas ternama disumatera (UNRI) yang populer namanya dipercaya sebagai koordinator Bidang Hukum dan Advokasi IKPM Riau.

    Selain Yudi, pengurus DPW IKPM Riau lainnya juga publik figure di Riau, sehingga tak heran jika IKPM Riau kedepan menjadi organisasi besar dan berpengaruh untuk kemajuan Riau dibawah koordinator Yudi Krisman Ahli hukum Pidana tersebut.

    Menurut Yudi kepada awak media mengatakan, keikut sertaanya dalam organisasi IKPM wilayah Riau sebagai wujud kepedulian terhadap orang perantau dari Muaro Paneh Sumbar yang ada di Riau.

    Pihaknya juga yakin IKPM Riau mampu menjadi garda terdepan mendukung program pemerintah Riau yang lebih baik lagi. Ujar mantan Penyidik senior Polda Riau ini.

    Pasalnya, kata Yudi, selama dirinya menjabat sebagai dosen yang dinobatkan sebagai ahli pidana di Riau, pihaknya sangat paham betul persoalan yang dihadapi oleh warga Muaro Paneh baik sosial maupun secara hukum.

    "Iya,kedepannya kita akan perjuangkan hak hak warga Muaro Paneh yang ada di Riau sehingga pemerintah dapat memperhatikannya kedepan"

    Bukti kemajuan suatu daerah tambah Yudi, terlihat ketika warganya merasakan kepedulian pemerintah.

    Yudi juga berharap melalui IKPM Riau, hak warga Muaro Paneh bisa terperjuangkan.

    IKPM Riau berkomitmen untuk berusaha memberikan yang terbaik bagi warga Muaro Paneh yang ada di Riau kedepan. Tutup Yudi. (Red)

    Kodim 0735/Surakarta Ikut Pelopori Kerja Bakti Antisipasi Bencal

    HARIANBERANTAS, SURAKARTA- Mengantisipasi Bencana alam terutama Pohon Tumbang dan Banjir dengan dihadapkan Musim Penghujan di sertai Angin Pemerintah Kota Surakarta dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) bekerja sama dengan TNI dan Polri  ( 01/12/2019) .

    Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/ Banjarsari Serma Wagimin beserta 9 Anggota  Kodim 0735/Surakarta dan polri melaksankan kegiatan apel dalam rangka kerja Bakti di Opd DLH Jl. M.Supeno kelurahan Manahan Kecamatan Banjarsari kota Surakarta . di ambil oleh Sekertaris Dinas Opd DLH Hari Sulistyono SH.MH

    Selesai apel dan pengecekan personel di lanjutkan kerja bakti  dengan Sasaran penebangan batang pohon di Dua  tempat yaitu Jl.Rm.Said dan Jalan Supomo.yang di ikuti 150 Orang 

    personel yang hadir dalam kegiatan Kerja Bakti adalah sebagai berikut Kodim 0735/Surakarta 10 orang, Kepolisian 10 orang, Dinas OPD DLH 50 orang, Dishub Ska 10 orang, Satpol PP 10 orang, Forum Relawan Surakarta 20 orang, PLN 10 orang, BPBD  Kota Surakarta 10 orang dan Damkar 10 orang

    Kegiatan kerja Bakti sebagai upaya pemerintah Kota Surakarta untuk mencegah dan antisipasi Bencana Alam dan selain itu juga sebagai sarana memupuk hubungan Silaturrohmi  dan meningkatkan kerja sama dengan Instansi terkait  yang ada di kota Surakarta .

    Selesai pelaksanaan kerja Bakti Hari Sulistyono SH.MH selaku penyelenggara kegiatan ini mengucapkan terima Kasih  kepada TNI / polri dan Relawan secara  bersama - sama ikut serta dalam  kerja Bakti sebagai upaya mencegah Bencana Alam ( terutama Pohon Roboh) di wilayah Surakarta. ***

    Sumber : Agus Kemplu

    Polsek Tebing Ternyata Miliki Jiwa Sosial

    HARIANBERANTAS, KARIMUN- Disamping Polri disibukan tugas sebagai penegak hukum, Polri juga mampu hadir ditengah-tengah masyarakat, terlebih pulau terluar yang sangat membutuhkan dukungan moril dari semua pihak.

    Hal itu dibuktikan Polsek Tebing jajaran Polres Karimun dengan mengelar Bakti sosial jumat Barokah  bersilaturahmi dan memberikan tali asih kepada Warga yang tinggal di pulau terluar karimun anak. Jumat (29/11/2019) sekira pukul 8.30 wib.

    Kapolsek Tebing AKP Fian Agung Wibowo SH SIK mengatakan, Giat Jumat Barokah ini menindaklanjuti gagasan Kapolres karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto SH SIK berupa Jum'at barokah, Polsek Tebing melaksanakan kunjungan silaturahmi ke pulau Karimun anak yang didiami oleh 13 KK, merupakan pulau terluar di Kabupaten Karimun.

    "Dengan menggunakan Kapal Perbatasan (C3) dan 1 Unit Boat Pancung, kita Polsek Tebing memberikan tali asih kepada kepala keluarga yang tinggal di pulau terluar yaitu berupa 10 paket bingkisan untuk mempererat tali silaturahmi Polsek Tebing bersama warga Karimun Anak," terang Kapolsek. 

    semoga kunjungan ini menjadikan moment yang sangat berharga dan setidaknya dengan sedikit bantuan atau perhatian dari kami ada manfaatnya, dan tentu saja polri semakin dekat dengan masyarakat, semakin dicintai dan dipercaya masyarakat, sambung Fian

    "Selain untuk mempererat silaturahmi, kami berharap apabila warga Karimun anak jika ada informasi yang sekiranya mengganggu keamanan dapat langsung menghubungi Polsek Tebing atau kepos Polisi Desa Pongkar," papar Fian 

    Sementara itu, perwakilan warga pulau terluar  pak Abu mengatakan, Ucapan ribuan terimakasih dari warga pulau terluar Karimun Anak kepada Polsek Tebing atas kunjungan dan Bhakti Sosialnya. "dengan adanya silaturahmi ini menjadikan sosok Polri yang di cintai masyarakat khususnya di Pulau terluar Karimun Anak," pungkasnya.

    Giat Baksos yang dipimpin Kapolsek Tebing AKP Fian Agung Wibowo SH SIK, diikuti Kanit Samapta IPDA I Indra, Kanit Binmas AIPTU Zulmi S, Kanit Provos AIPTU Felly Eka S, Kapolsubsektor Desa Pongkar AIPTU Syarifuddin, Kanit Intelkam AIPDA Sukardi, Bhabinkamtibmas Desa Pongkar BRIPKA Irwanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Harjosari BRIPKA Fakhururrozi, Kapolsubsektor Teluk Uma BRIPKA Rendi, Personil Polsek Tebing hadir Warga Pulau Terluar Karimun Anak lebih kurang 65 Orang. (Rini)

    Diduga Tersangkut Kasus Korupsi, Kantor dan Rumah RH Alias Akok Oknum Kontraktor di Bengkalis Diserbu KPK RI

    HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Tim  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor dan rumah oknum kontraktor, Rubi Handoko (Akok) di Jalan Tandun  Bengkalis,  jumaat (29-11-2019).

    Menurut keterangan masyarakat setempat mengatakan, kedatangan tim KPK RI yang dikawal ketat oleh sejumlah personil polres Bengkalis sekitar Pukul 15.00 wib sore hingga malam hari.

    Patauan awak media ini dilokasi tepatnya di Ruko berlatai II yang ditahui kantor oknum kontraktor yang merangkap anggota DPRD Bengkalis, mendadak diserbu KPK RI sejak pukul 15.00 wib hingga sekitar pukul 20.29 wib.

    Tim penyidik KPK keluar dibantu oleh salah seorang wanita cantik yang diduga  anak buah RH (Rubi Handoko, red) alias Akok dengan  membawa sejumlah Koper warna merah dan sejumlah kardus yang diduga berisikan dokumen yang disita KPK dari kantor oknum kontraktor tersebut dengan pengawalan ketat personil Polres Bengkalis. Sayangnya satu orangpun dari Tim penyidik KPK tidak menyawab konfirmasi wartawan dan memilih pergi  dan langsung melakukan penggeledahan dirumah Akok yang juga anggota DPRD Bengkalis dijalan Ahmad Yani Bengkalis.

    Salah seorang warga bengkalis yang tidak disebut nama kepada media ini mengatakan pegeledahan yang dilakukan KPK dikantor dan juga dirumah Akok diduga terkait kasus sejumlah proyek yang dikerjakan yang bersangkutan selama ini, pasal proyek proyek besar di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis, baik bersumber dana DAK/APBD Bengkalis, mencapai puluhan miliar setiap tahun anggaran dia dapat, sepertinya peningkatan Jalan Bengkalis - Perapat Tunggal, bersumber Dana DAK, dan proyek pemeliharaan Jalan Bengkalis- Muntai tahun anggaran 2016/ 2017, termasuk peningkatan/pemeliharaan jalan kota Bengkalis T.A 2016, 2017, 2018. dia yang melaksanakan, mungkin proyek tersebut bermasalah sehingga membuat Tim Penyidik KPK mendatangi kediaman oknum anggota DPRD bengkalis itu.

    Sampai berita ini diturunkan Akok belum dapat dikonfirmasi, karena disaat media ini mencoba melakukan konfirmasi dikantornya di jalan Tandun Bengkalis Jumaat malam, yang bersangkutan tidak dapat ditemui, karena pintu langsung ditutup saat penyidik KPK keluar. (Teh)

    Diduga Edarkan Narkoba, Dua Warga Pelalawan Diringkus Satnarkoba Polres Inhu

    HARIAN BERANTAS, INHU- Tim gabungan jajaran Satres Narkoba Polres indragiri hulu ( inhu )  berhasil menangkap Dua orang pelaku pengedar narkoba jenis sabu. Kedua pengedar narkoba ditangkap disebuah rumah yang terletak di jalan paya rumbai 1 desa talang jerinjing kecamatan rengat barat kabupaten indragiri hulu rabu (27/11).

    Kedua tersangka adalah Alan nopebrianto alias ulan bin irwandi (32) warga pasar sorek I kelurahan sorek  I kecamatan pangkalan kuras kabupaten pelalawan dan Herman pelani alias Man (25) warga dundangan Rt 002 Rw 002 pangkalan kuras pelalawan.

    Mendapatkan informasi tersebut, personil polsek rengat barat yang dipimpin oleh kanit reskrim rengat barat Ipda Miki langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan.

    Kapolres inhu AKBP efrizal sik melalui paru humas misran mengatakan, Sekitar pukul 05.30 wib, tim melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah di desa talang jerinjing kecamatan rengat barat dan berhasil mengamankan dua (2) orang laki-laki sesuai dengan ciri-ciri yang diterima.

    Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa sepuluh (10) bungkus plastik bening kecil berisi narkotika jenis sabu seberat 2,83 gram. Satu buah kotak permen warna putih bertuliskan happydent white.

    Satu buah pipet yang dibentuk menyerupai sendok yang sudah di balut dengan lakban hitam, satu buah senjata tajam pisau meyerupai senjata api, dan satu buah sarang senjata.

    Selanjutnya kedua pelaku atas nama Alan nopebrianto dan herman pelani mengakui perbuatannya atas kepemilikan barang haram tersebut. Kemudian pelaku dan barang bukti diamankan dan dibawa kemapolsek rengat barat guna penyelidikan lebih lanjut. (S.barat)

    Setahun Lebih Jadi Tersangka, Terduga Korupsi Dana Bansos Bengkalis Akhirnya Ditahan Jaksa

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Setahun lebih Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menetapkan YV sebagai ssalah satu terduga pelaku tindak pidana korupsi bantuan sosial (bansos) atau dana hibah Kabupaten Bengkalis tahun anggaran (TA) 2012 silam akhirnya ditahan.
    Ilustrasi

    Dalam kasus tersebut sejumlah nama terseret salah satunya adalah mantan Anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014, berinisial YV (Yudhi Veryantoro, red).

    Berkas YB sudah dinyatakan lengkap untuk segera disidangkan.

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Nanik Kushartanti, S.H, M.H melalui Kasi Pidsus Agung Irawan, S.H, M.H ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa siang tadi tersangka atas nama YV resmi dilimpahkan dan langsung ditahan di rumah tahanan (Rutan) klas II.B Sialang Bungkuk Pekanbaru-Riau.


    Tersangka YV diduga turut melakukan tindak pidana korupsi berupa turut serta merugikan keuangan negara, penyalahgunaan wewenang/jabatan dalam kegiatan belanja dana hibah di lingkungan Setda Bengkalis bersumber pada APBD 2012 silam, Ungkap Agung, Kamis (28/11/19) petang.

    YV diduga keras telah melakukan tindak pidana yang dapat dikenakan penahanan dan dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana yang sama maupun pidana lainnya.

    YV dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20/2001 tentang Tipikor Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

    Perkara dugaan korupsi dana Bansos 2012 silam tersebut terungkap, setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melakukan penyelidikan.

    Terungkapnya kasus ini berkat laporan dari lsm Komunitas Pemberantas  Korupsi (LSM KPK) tingkat pusat setelah menerima surat pernyataan dari masyarakat.

    Dari hasil penyelidikan dan pengembangan pihak penyidik ditemukan kerugian negara sekitar sebesar Rp 31.357.740.000 dari ribuan proposal dana hibah dengan total anggaran mencapai Rp272 miliar.

    Plt Ketua Umum DPP LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (DPP LSM KPK), Bowonaso Laia yang akrab disapa B. Annas, mengapresiasi penahanan terhadap tersangka YV.

    Menurut B. Annas, dalam kasus luar biasa tersebut pihak Polda Riau telah menetapkan dua tersangka yang namanya di rahasiakan penyidik.

    Annas berharap penyidik segera melimpahkan berkas para tersangka lainnya. Pintanya (Red)

    Keluarga Korban Minta Aparat Kepolisian Polres Banjar Baru Segera Tanggap JWS

    HARIANBERANTAS, BANJARBARU- Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial ZSWS (32) menjadi korban penganiayaan mantan suaminya yang baru saja mengajukan gugat cerai berinisial JWS.
    ZSWS Korban Penganiayaan Saat Buat Laporan di SPKT dan STPL hasil Pelaporan Penganiayaan, Rabu (27/11/2019)

    Peristiwa naas yang dialami ZSWS ketika didatangi mantan suaminya untuk mengambil kartu keluarga (KK). Pada saat mantan suaminya itu (JWS,red) meminta kartu KK kepada korban disertai kata-kata kasar dan bogem mentah, Rabu (27/11/2019) siang.

    Ntah setan apa yang merasuki pikiran JWS sehingga tega menganiaya mantan istrinya itu. Setelah puas menganiaya korban pelaku melarikan diri.

    Tragisnya, penganiayaan itu dilakukan pelaku dihadapan anak semata wayang mereka yang baru berumur 4 tahun.

    Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka memar di kepala, luka memar di kaki dan terasa sakit-sakitan di punggung serta di perut akibat tendangan 12 (dua belas) pelaku kepada korban.

    Korban yang tidak terima dianiaya pelaku, kemudian korban melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian Polres Banjarbaru. Polisi yang menerima laporan korban langsung melakukan Visum guna menguatkan keterangan korban. Kini kasus penganiayaan dalam penyelidikan pihak kepolisian.

    Juru bicara keluarga korban yang juga menyaksikan kekerasan tersebut Zosa WS SH kepada awak media membenarkan peristiwa yang menimpa korban.

    Menurut Zosa WS, SH. pelaku adalah mantan suami korban. Diamana pelaku ini barusan saja mengajukan gugatan cerai terhadap korban dan telah diputus oleh pengadilan negeri Banjar Baru pada selasa (26/11/2019).

    Dalam putusan majelis hakim, Pelaku tetap memberikan kebutuhan hidup anak mere sebesar Rp. 150 ribu perhari dan anak mereka tetap berada dibawah naungan ibu (Korban). Kata Zosa.

    Zosa, SH meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku, karena selama ini korban juga telah membuat laporan lainya tentang kekerasan dalam rumah tangga disertai pengelantaran keluarga. Oleh sebab itu tidak ada lagi alasan bagi pihak kepolisian untuk menjerat pelaku dengan pasal kekerasan dalam rumah tangga (KDR) dan penganiyaan berat.

    Sementara pihak kepolisian belum berhasil di konfirmasi. Begitu jugan dengan pelaku juga belum terkonfirmasi oleh awak media ini. (Ans/Red)

    Babinsa Desa Kenteng Koramil 13/Nogosari Perketat Pengawalan Terhadap Penyaluran Pupuk SUBSIDI

    HARIANBERANTAS, BOYOLALI- Ketersediaan pupuk serta obat pertanian di kios-kios adalah bagian dari pendampingan dan pengawalan sebagai upaya khusus program ketahanan pangan nasional. Hal tersebut dilakukan dengan pengecekan distribusinya melalui kios-kios yang ada di desa tersebut.

    Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Desa Kenteng Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali Sertu Sutarji yang mengadakan pengecekan ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian di kios Toko Bapak Parno di Desa Kenteng Kec Nogosari, Kab. Boyolali, yang melayani petani di wilayah tersebut. Kamis (28/11).

    Sasaran pengecekan tersebut terutama pada ketersediaan pupuk bersubsidi sesuai jatah masing-masing desa yang menjadi tanggungjawabnya sehingga tidak sampai diselewengkan oleh pihak tertentu dan dijual kepada desa lain atau pihak yang tidak berhak menerima bantuan pupuk bersubsidi tersebut.

    Kegiatan tersebut bertujuan pengecekan dan pendataan pupuk bersubsidi untuk mengetahui apakah persediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi telah sesuai pendistribusiaannya serta peruntukannya kepada para petani yang ada di wilayah Desa Kenteng Kec Nogosari, Kab. Boyolali.

    Dengan adanya pengecekan tersebut, diharapkan pupuk bersubsidi bisa sampai ke para petani yang memang membutuhkan dan tidak ada penyelewengan. “Apalagi saat ini Pemerintah mencanangkan program swasembada pangan, sehingga jika pupuk bersubsidi tidak sampai ke petani, maka mustahil program tersebut akan tercapai,” kata Babinsa Desa Kenteng Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali Sertu Sutarji

    Dalam pengecekan pupuk ini Sertu Sutarji berharap agar pupuk bersubsidi ini bisa di gunakan petani dengan sebaik-baiknya, juga pupuk bersubsidi bisa tepat sasaran sehingga kesejahteraan para petani bisa disokong oleh pengadaan pupuk ini.

    Komandan Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Suyitno saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan anggotanya tersebut. Hal ini tentunya dalam rangka mengamankan kebutuhan petani terhadap kebutuhan pupuk sehingga mereka tidak mengalami kendala dan kesulitan saat membutuhkan.

    “Babinsa agar lebih aktif pada program pendampingan pertanian, koordinasi dengan semua pihak terkait, apabila terdapat kendala pada pertanian diwilayahnya, misalnya kesulitan pupuk, serangan hama dan lain-lain sehingga produktifitas pertanian jangan sampai terganggu," Ujar Danramil.

    Selain itu. pengecekan stok pupuk oleh Babinsa tersebut juga untuk mencegah oknum-oknum yang berusaha berbuat curang dengan tindakan penimbunan maupun penyelewengan terhadap pupuk bersubsidi tersebut. (***)

    Sumber: Agus Kemplu
     
    Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
    Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Berantas
    Proudly powered by Berantas